Celoteh Cak Cecep it's all about everything and nothing

14May/140

Top 5 WLAN Security Threats to Defend Against in 2013

Posted by Cak Cecep

Source:
Author/Blog Contributor - Milind Bhise
Date: January 21, 2013

i just repost, any content in this article is copyrighted by the author

For nearly a decade, Wi-Fi has been a "nice-to-have" technology for most corporations, and wired networks have been the backbone for transmitting sensitive information. That time is long gone. With the explosive growth of Wi-Fi and the dramatic increase in smart devices usage, more and more industry leaders, including top retailers, manufacturers and healthcare organizations, are using Wi-Fi as a critical medium for transmitting sensitive data. Is your organization ready for the increased threats caused by this growth? Check out these top trends that will affect the enterprise in 2013:

The Air is the Weak Link – Since wireless began being deployed in the enterprise, most organizations have approached security the same way they approach securing a wired network – by focusing on actual infrastructure. Today, the "air" is the weak medium and the new battlefield for wireless attacks and vulnerabilities. Having insight into the "air," rather than just monitoring through the wireless access point (AP), is critical to closing the loop or mitigating new attack vectors that can be used to access confidential information or take down a network. Guard the "air" by leveraging WIPS…it can give you complete insight into all devices and the "air."

BYOD Could Mean "Bring-Your-Own-Demise" – In 2013, Gartner predicts the sale of 1.2 billion smart devices, and by 2016 they predict two-thirds of the mobile workforce will use a smartphone.1 With this mass proliferation of smart devices and BYOD, hackers will potentially have thousands of more unlocked doors where they can infiltrate enterprise networks and/or steal critical corporate data. While smart device usage policies are important, organizations need to take this a step further and proactively track smart devices on the network and report on usage.

Malware Goes Mobile – According to a recent report from Lookout, a mobile security company, at least 18 million Google Android users will encounter mobile malware from the beginning of 2012 through the end of 2013.2 Just like traditional malware, mobile malware allows hackers to get access to critical information by installing illegitimate software on a mobile device. Once in control of the device or on the corporate network, an intruder can access vital information and have an open door policy to data. While employers have used anti-malware software on laptops and PCs for some time, this approach should also be applied to any smart device allowed to associate with the corporate network. Organizations should also use WIPS to monitor these devices on the network for suspicious activity that might be related to mobile malware.

Small Cells Can Cause Big Problems – Small cells are gaining market traction as carriers look to offload mobile data traffic. With significant 3G and 4G users leveraging smart devices for data, small cells will start to appear in enterprise environments. These cells (or valid clients and APs) are easy to install on a network and can boost signal strength, but they also can just as easily be jammed or impersonated. Unsuspecting client devices may connect to malicious small cells, putting confidential data at risk, or naïve employees may accidentally install non-authorized small cells on the network. Regardless, this increase in usage gives hackers a new mainstream medium to access or create chaos on the network. Combat this threat by using a WIPS that gives your IT team immediate insight into rogue devices or potential attacks.

Brute Force Attacks Continue to Be Exploited – Brute force attacks continue to be an effective way for hackers to gain access to poorly protected networks. Wi-Fi Protected Access (WPA) is only an initial security step. From an administrative standpoint, organizations need strong and robust security mechanisms. Unfortunately, WPA-Personal pre-share-key (or password-based) encryption schemes are subject to brute force attacks. Therefore, organizations should leverage certificate-based authentication and encryption in WPA2-Enterprise with AES encryption to withstand these attacks.

In summary, Wi-Fi is mission critical to today's organizations and as the air becomes the medium for transmitting business information, companies need to make a fundamental and urgent shift in how they protect the networks. Recent headlines show you how devastating just one major security event can have on a company's reputation, let alone finances. Fortunately, there are tools and systems available today that can help companies monitor the air and put in place security mechanisms to keep the entire network secure. Just remember – guard your air.

1. According to a recent research report from Gartner, Inc.
2. According to Lookout’s 2013 Mobile Threat Predictions report.

Filed under: E-Learning No Comments
9May/140

Liburan Murah di Bali, Mau?

Posted by Cak Cecep

Mumpung dapat akses wifi.id di hotel, saya coba berbagi cerita liburan murah di Bali selama 5 hari. Bali merupakan salah satu daerah obyek wisata andalan Indonesia. Seperti layaknya daerah-daerah wisata lainnya di Indonesia, beragam paket tour dan tawaran wisata banyak dan mudah dicari. Apalagi untuk tempat semenarik Bali, mau paket mewah atau paket kaki lima, semua sudah ada.

Dalam edisi liburan kali ini :D , Cak Cecep mencoba menulis paket liburan murah meriah tanpa susah di Bali. Hal-hal utama yang perlu diperhitungkan adalah transportasi (pesawat), akomodasi, dan transportasi selama di Bali. Jika Anda belum pernah sama sekali di Bali atau Anda pernah sesekali ke Bali tapi tidak mau susah seperti saya, cerita pengalaman ini bisa menjadi contoh. Namun jika Anda sudah sering ke Bali atau Anda tidak ada masalah finansial, silahkan cari cerita wisata Bali lainnya :P

Tantangan pertama, transportasi. Untuk mendapatkan tiket pesawat murah ke Bali, banyak maskapai penerbangan menawarkan tiket murah 2-3 bulan sebelum hari keberangkatan. Atau kalau mau sangat murah, pada hari H-1 keberangkatan dengan catatan kurang dari 12 jam dari jadwal pemberangkatan. Total jendral untuk Cak Cecep dengan 1 istri dan 1 anak, pesawat PP Jakarta - Denpasar pada hari libur sekolah setelah Ujian Nasional, didapat dengan harga 2 jt. Masih kurang murah? Silahkan cari hari berlibur diluar hari liburan sekolah atau diluar even-even hari libur nasional.

Tantangan kedua, hotel. Sama halnya dengan tiket pesawat, hotel juga dipesan jauh-jauh hari. Banyak situs-situs online yang menyediakan jasa pemesanan hotel murah dengan fasilitas lumayan. Cak Cecep memanfaat situs Agoda karena kita bisa book hotel tanpa bayar sampai mendekati hari H. Biaya hotel tergantung dari Anda, mau yang mahal fasilitas lengkap, atau hanya mau mencari yang murah fasilitas hanya kasur dan kamar mandi :D .

Pilihan Cak Cecep jatuh ditengah-tengah, hotel sederhana lengkap fasilitas wifi dan kolam renang. Biaya per malam Rp. 300rb dan lokasi hotel hanya 200m dari pantai Kuta. Jangan tanya fasilitas sarapan mewah dan laundry, mending sarapan dan laundry diluar :) Berhubung yang dicari hanya kamar dengan kasur nyaman dan ber-AC jadilah Cak Cecep menginap 4 malam disana. Alhamdulillah depan hotel persis ada laundry kiloan, lumayan bisa hemat, cuma Rp.4000 sekilo!

Tantangan ketiga, transport keliling Bali. Ada dua alternatif, nebeng orang atau sewa kendaraan. Just for our info, selama di Bali saya ga pernah lihat angkot :D . Nebeng bisa aja klo kita punya teman atau sok kenal dengan sesama turis. Tapi kalo anda ada budget lebih tapi terbatas, saya sarankan sewa mobil tanpa supir sekitar Rp. 300rb per hari diluar bensin. Kemana-mana harus bawa GPS atau buku peta setebal bantal.

Jika tidak mau repot dan menikmati wisata anda, silahkan sewa mobil dengan supir, budget sekitar Rp.400rb per hari sudah plus bensin. Cukup murah, karena penyedia jasa sewa mobil juga mendapatkan fee dari toko-toko souvenir atau restoran-restoran yang kita datangi atas rekomendasi si supir. Tapi, saran saya jangan malu-malu beri tips ke supir biar anda diberi servis terbaik mereka ;)

Tantangan ke-empat, makanan. Makanan asal bukan resto, dijamin muraaahhh... Standar Indonesia selain Jakarta, hiks... Cak Cecep makan malam di pinggir pantai Jimbaran yang dekat pasar ikan, kerang 1kg, udang 1kg, ikan kerapu, tumis kangkung, kepiting 1/2 kg, nasi sebakul, minum es kelapa, jeruk anget, hanya Rp. 225rb sudah plus live music. Hmmm... Murah menurut saya apalagi suasana dinner pinggir pantai... Romantissss... :D

Bagi yang non-muslim, makan relatif gampang dan tersebar diseluruh Bali. Mayoritas penduduk Bali menyukai masakan dari daging babi, bagian dari budaya mereka. Nah, bagi yang muslim, tentu ini jadi tantangan untuk mencari resto murah dan halal. Ini salah satu manfaat memberi tips ke pak supir. Kalau ingin tenang, buat supir anda senang. Jika anda petualang dan sewa mobil tanpa supir, lebih baik bertanya daripada mulut menganga. Psst...!!! Orang Bali baik-baik dan ramah, mereka akan menjelaskan kalau warungnya halal atau tidak ;)

Tantangan kelima, oleh-oleh. Urusan satu ini bisa wajib bisa ngga. Jika dana terbatas silahkan datang ke toko-toko supermarket oleh-oleh. Relatif harga lebih murah karena standard dan ga pake nawar. Sayangnya, pilihan barang tidak banyak dan terbatas. Tapi jika anda seorang negosiator sejati, silahkan datang ke pasar dan tawar abis itu oleh-oleh. Barang beragam dan banyak pilihan dengan harga bisa naik 3 kali lipat dari harga aslinya. Hehehe... Maklum daerah wisata. So... Pilih mana, uring-uringan karena nawar yang ngotot atau belanja oleh-oleh nyaman di supermarket?

Nah... Segera pesan sekarang tiket liburan anda untuk 2 bulan mendatang. Namun ingat, ada 3 waktu larangan ke Bali :D . Pertama waktu hari raya Nyepi. Dijamin sepi kayak kuburan, anda cuma bengong dan kelaparan. Kedua, jangan pas peak season seperti liburan sekolah atau long weekend. Penuh dan ga nyaman klo mau jalan-jalan di Kuta. Ketiga, jangan ke Bali klo pas musim hujan. Bisa sih jalan-jalan, cuma ga asyik aja main di pantai sambil hujan-hujanan.

Terakhir... Selamat berlibur dan tetap ingat, keep playing safe dimanapun anda berada. Have a nice holiday...;)

Filed under: Celotehku No Comments
5May/140

Qur’an Quote 14

Posted by Cak Cecep

Q.S. 12:101

Ya Tuhanku, sesungguhnya Engkau telah menganugerahkan kepadaku sebahagian kerajaan dan telah mengajarkan kepadaku sebahagian ta'bir mimpi. (Ya Tuhan) Pencipta langit dan bumi. Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan gabungkanlah aku dengan orang-orang yang saleh.

Filed under: Celotehku No Comments
9Nov/130

Next Generation, InsyaAlloh…

Posted by Cak Cecep

image

Hijab, do you wear it? (Al Ahzab : 59)

1Jul/130

Qur’an Quote 13

Posted by Cak Cecep

Q.S. 13 : 2

Allah-lah Yang meninggikan langit tanpa tiang (sebagaimana) yang kamu lihat, kemudian Dia bersemayam di atas 'Arasy, dan menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang ditentukan.

Benarkah masa edar bumi dan matahari terbatas hingga waktu yang ditentukan? Here we go : Wikipedia : Future of The Earth

Wallohua'lam bi showwab...

22May/130

Qur’an Quote 12

Posted by Cak Cecep

Q.S. 9 : 113

Tiadalah sepatutnya bagi Nabi dan orang-orang yang beriman memintakan ampun (kepada Allah) bagi orang-orang musyrik, walaupun orang-orang musyrik itu adalah kaum kerabat(nya), sesudah jelas bagi mereka, bahwasanya orang-orang musyrik itu adalah penghuni neraka jahanam.

Na'udzubillahi min dzalik...

Filed under: Celotehku No Comments
14Apr/130

Microsoft Enterprise Agreement, Haruskah? (Part 1)

Posted by Cak Cecep

 

Microsoft Volume LicensingPernahkah kita mendengar Microsoft Enterprise Agreement (EA)? Atau yang lebih umum Microsoft Volume Licensing? Bagi yang belum tahu atau yang sudah tahu tapi tidak paham, tenang sejenak, Anda tidak sendiri. Pada awal mengenal Microsoft Licensing, terus terang saya pribadi agak bingung dan ga paham pastinya. Prinsip utama yang saya coba mengerti mengenai Microsoft Licensing, adalah sebuah layanan manajemen lisensi dari Microsoft untuk para pengguna produk Microsoft.

Untuk memudahkan manajemen pembelian, penggunaan dan pemeliharaan lisensi seluruh produk Microsoft, dianjurkan oleh Microsoft agar pelanggan menggunakan kontrak layanan  MVL ini. Yang dimaksud dengan pemeliharaan lisensi ialah ketika ada update terhadap produk Microsoft yang dibeli, Anda mendapatkan Software Assurance (SA). Yakni layanan update ke produk yang lebih baru tanpa ada pungutan biaya tambahan meskipun secara price list, harga produk update terbaru tersebut jauh lebih mahal dari harga dalam kontrak MVL.

Ada beberapa jenis layanan MVL untuk manajemen lisensi dari Microsoft. Antara lain Open Value, Open License, Enterprise Agreement, Select Plus, bahkan ada yang special license untuk Government, Education, Health and Charity Organizations. Untuk lebih detail mengenai penjelasan setiap jenis layanan manajemen lisensi tersebut, silahkan kunjungi website Microsoft Volume Licensing.

Sebelum berbicara masalah Microsoft Volume Licensing, ada dua hal yang perlu saya tekankan pada tulisan ini.

  1. Pada saat sebuah perusahaan melakukan pembelian produk Microsoft ( OS desktop, OS server, Office, applications, dsb) saat itu pula perusahaan tersebut mendapatkan hak penuh (licensed) untuk penggunaan produk Microsoft yang dibelinya. Sampai kapan hak penggunaan tersebut? Jawaban yang pasti adalah SELAMANYA.
  2. Harga yang ada pada kontrak Microsoft Volume Licensing (MVL) bukan merupakan harga beli produk Microsoft. Harga yang ada dalam kontrak MVL adalah harga Software Assurance (SA) untuk produk yang dibeli tersebut. Sebagai catatan, harga SA produk Microsoft per tahun, besarnya rata-rata 33,33% dari harga beli baru produk Microsoft.

 

Pertanyaannya...

  1. Haruskah perusahaan kecil atau perorangan sampai dengan perusahaan kelas Enterprise menggunakan MVL?
  2. Ada bagian dalam MVL khusus untuk perusahaan besar yang disebut dengan Microsoft EA. Haruskah perusahaan menggunakannya?
  3. Apakah manfaat dari Microsoft EA?
  4. Apakah benar, produk-produk Microsoft tersebut tidak mendapatkan support dari Microsoft jika tidak ada Microsoft EA?
  5. Apakah benar, dengan Microsoft EA kita mendapatkan produk update gratis dan harga yang lebih murah untuk setiap produk baru?
  6. Apakah ini bisa memberikan manfaat finansial bagi perusahaan?
  7. Perlukah sebuah perusahaan yang membeli produk Microsoft dalam jumlah besar menggunakan layanan Microsoft EA?

Untuk tulisan kali ini saya akan lebih fokus pada layanan manajemen lisensi Enterprise Agreement (EA). Mengapa? Karena EA adalah jenis MVL yang paling banyak digunakan di perusahaan, dan memiliki nilai uang yang cukup signifikan dibandingkan jenis licensing lainnya. Saya akan coba berikan sekelumit analisa bodoh dan sedikit bermain matematika. Mari kita lihat bersama :)

Microsoft EA dikhususkan untuk perusahaan yang menggunakan produk Microsoft dengan jumlah lisensi lebih dari 250 licenses disalah satu item yang dimiliki. Ada 4 jenis layanan yang diberikan oleh Microsoft EA, yakni:

  • Microsoft EA Enterprise Enrollment --> untuk layanan lisensi Windows, Office, CAL dan Online Service lainnya
  • Microsoft EA Enrollment for Application Platform --> untuk layanan lisensi SQL Server, Sharepoint, VisualStudio dsb
  • Microsoft EA Enrollment for Core Infrastructure --> untuk layanan lisensi Windows Server, Datacenter Server, SystemCenter
  • Microsoft EA Enrollment for Windows Azure --> untuk layanan lisensi Windows Azure Services

Apakah ke-empatnya harus digunakan jika menggunakan layanan Microsoft EA? Tentu tidak, karena enrollment tersebut tergantung pada kebutuhan perusahaan. Jika sebuah perusahaan tidak mengadopsi keseluruhan jenis enrollment, perusahaan tersebut bisa menerapkan Microsoft Select Plus atau tidak menggunakan layanan MVL sepenuhnya. Namun jika yang dipilih adalah Microsoft EA, berarti minimal 1 dari ke empat enrollment tersebut harus dipilih oleh perusahaan.

Jadi, apakah sebuah perusahaan setelah membeli produk Microsoft baik dalam jumlah kecil atau besar (lebih dari 250 licenses) harus menggunakan layanan MVL? Jawabannya : TIDAK! Sekali lagi, PERUSAHAAN TIDAK HARUS MENGGUNAKAN LAYANAN MICROSOFT VOLUME LICENSING (MVL). Karena layanan MVL adalah service tambahan yang diberikan Microsoft terhadap pelanggannya. Cuma sayang, doktrinasi yang ditanamkan tim sales Microsoft, setiap pembelian produk Microsoft harus disertai dengan MVL. Ini salah kaprah yang membudaya :)

Bagaimana dengan Microsoft EA? Apakah perusahaan dengan pembelian banyak lisensi (lebih dari 250) harus menggunakan layanan Microsoft EA? Jawabannya mengikuti induk dari layanan Microsoft EA, yakni MVL. Sebuah perusahaan dengan jumlah pembelian produk Microsoft lebih dari 250 licenses pun TIDAK WAJIB MENGGUNAKAN LAYANAN MICROSOFT EA. Kenapa? Sekali lagi, layanan Microsoft Volume Licensing, termasuk didalamnya Microsoft EA, adalah pilihan bukan kewajiban. Semua tergantung pada kebijakan setiap perusahaan apakah akan menggunakannya atau tidak. Pertanyaan 1 dan 2 terjawab :)

 

Microsoft Enterprise Agreement

Lanjut mengenai Microsoft EA. Layanan EA ini berlaku dan terkontrak selama 3 tahun dengan harga satuan produk Microsoft yang tercantum dalam kontrak bersifat tetap (fixed price). Pembayaran layanan lincensing dilakukan secara termin setiap 1 tahun sekali. Pembayaran cara termin di Microsoft EA ini dikenal dengan istilah Renewal EA. Jika ada penambahan/pengurangan lisensi yang terjadi selama periode kontrak EA, hal ini dikenal dengan istilah True-Up/Down License. Perhitungan kuantitas produk Microsoft yang dibeli dan tercantum dalam kontrak Microsoft EA akan direvisi setiap tahun sesuai dengan jumlah True-Up/Down yang dilakukan.

Apakah manfaat dari Microsoft EA? Mengacu pada website Microsoft Volume Licensing yang memberikan overview EA dan penjelasan manfaat EA, berikut kutipan manfaat EA:

  • Attractive volume pricing
  • Full benefits of Software Assurance
  • Flexibility to transition to cloud services at your own pace
  • Simplified license management though a single company-wide agreement
  • Flexible, cost-effective, manageable licensing

Dari beberapa point manfaat EA diatas, ada 2 hal yang akan saya soroti. Yaitu pada point 1 mengenail attractive volume pricing dan yang kedua pada point Software Assurance. Untuk point-point lainnya menurut saya tidak penting dan cenderung ke arah bahasa pemasaran produk. Point 1 dan 2 lah yang lebih memperlihatkan apakah EA itu sebenarnya dan benarkah dia lebih murah serta ada kaitannya dengan product support. Point 1 dan 2 lah yang menentukan cost-effective tidaknya sebuah EA dan layak tidaknya EA disebuah perusahaan.

Saya mulai dari Software Assurance (SA), yakni jaminan dari Microsoft kepada pelanggan mereka untuk mendapatkan update produk terbaru dengan cuma-cuma alias gratis. Dengan ketentuan, produk update baru tersebut digunakan untuk meng-update produk Microsoft yang termasuk dalam kontrak Microsoft EA yang masih berlaku. Benarkah hanya itu manfaat SA? Tentu tidak! Silahkan Anda buka website Microsoft Volume Licensing yang membahas Software Assurance benefit. Anda akan menemukan banyak sekali manfaat SA khususnya bagi perusahaan besar dengan jumlah pembelian lisensi yang besar. Tapi apakah benar memberikan benefit seperti yang tertulis? ;)

Benefit pertama. Microsoft akan memberikan setiap update produk terbaru. Anda percaya Microsoft memberikan begitu saja? Ternyata ada syarat yang harus dipenuhi untuk produk update terbaru tersebut. Salah satunya adalah hak pelanggan HANYA mendapatkan update produk terbaru dengan VERSI SATU TINGKAT DIATASNYA. Misal, dalam 1 periode kontrak EA selama 3 tahun dari tahun 2012 - 2015, pelanggan berhak mendapatkan SA benefit untuk update produk Microsoft Office. Jika saat ini dia menggunakan Office 2010, dan pada tahun 2012 muncul Office 2013, pelanggan berhak mendapatkan update gratis ke Office 2013. Namun pada saat tahun 2014 nanti muncul Office versi 2015 yang lebih baru, pelanggan tidak bisa mendapatkan produk update gratis. Pelanggan harus melakukan True-Up untuk bisa menggunakan Office versi 2015 pada tahun 2014.

Illustrasi SA Benefit Microsoft EA

Benefit kedua. Update produk terbaru diberikan secara cuma-cuma alias gratis. Benarkah Microsoft memberikan secara GRATIS? Kembali pada konsep SA, bahwa yang diberikan update hanya produk yang tercantum pada kontrak EA. Lihat kembali catatan saya pada awal tulisan ini, bahwa harga yang ada pada EA adalah harga SA, bukan harga produk. Dan harga SA biasanya berkisar 33,33% dari harga produk itu sendiri dan harus dibayar setiap tahun selama masa kontrak EA yakni 3 tahun. Jadi, pelanggan harus membayar SA setiap tahun selama EA untuk mendapatkan update produk terbaru secara cuma-cuma. Mari kita lihat hitungan kasarnya:

  • Kisaran Harga Microsoft Windows 8 Price List : USD 156,-
  • Harga SA Microsoft Windows 7 per year sesuai Price List : USD 59,-
  • EA selama 3 tahun, SA Microsoft Windows 7 selama EA = Harga SA Win 7 * 3 tahun = USD 59,- * 3 tahun = USD 177,-
  • SA benefit Microsoft Windows 7 --> upgrade to Microsoft Windows 8 = USD 177,-

Benarkah SA benefit memberikan upgrade to Windows 8 secara GRATIS?

Dari hasil hitungan kasar diatas, terlihat bahwa secara tidak langsung SA pada EA memaksa pelanggan untuk membeli produk terbaru Microsoft dengan cara mencicil alias kredit. Cicilan dibayarkan melalui SA Renewal setiap tahun dalam periode kontrak EA. Yang lebih mencengangkan, coba Anda perhatikan harga Price List saat ini dengan harga hasil upgrade produk dengan SA dalam EA? Ternyata upgrade lebih mahal dibandingkan beli baru untuk produk yang sama. Masihkah Anda bilang bahwa SA benefits salah satunya adalah upgrade produk terbaru dengan cuma-cuma? Pertanyaan nomor 5 terjawab ;)

Benefit 3, online training, development program dan hal lainnya yang berkaitan dengan online services diberikan dengan cuma-cuma. Satu hal sebelum saya menjelaskan lebih lanjut, lebih baik Anda cross check SA benefits dari website Microsoft dibanding Anda mendengarkan ocehan sales manager Microsoft yang datang ke perusahaan Anda. :) Tidak ada kata-kata GRATIS atau CUMA-CUMA dalam pemberian online training, development program, dsb. Price untuk SA sudah dihitung dari awal termasuk juga harga untuk training tersebut. Bentuk hitungan bukan dalam rupiah namun dalam bentuk manhours atau mandays maksimal yang bisa digunakan. SA mencantumkan besarnya mandays yang bisa digunakan untuk memanfaatkan development, online training, dsb. Jika mandays ini tidak dimanfaatkan, sales manager bisa mengkonversi SA benefits menjadi tambahan mandays Premier Support.

Pada point diatas, ada istilah Premier Support. Apakah ini bentuk support yang saya tanyakan pada daftar pertanyaan nomor 4 diatas? :) Pada part 2 tulisan ini insyaAlloh akan saya jelaskan lebih lanjut perihal Premier Support.

Dari contoh 3 SA benefit diatas yang ternyata TIDAK cuma-cuma alias BAYAR, maka apakah manfaat EA sebenarnya?  Sampai saat ini saya masih belum menemukan jawaban pas apa manfaat EA bagi perusahaan. Dari sisi harga per produk atau per upgrade product, jelas EA lebih mahal dari Price List. Dari sisi SA benefits, saya hanya menemukan satu keuntungan PRIBADI bukan PERUSAHAAN. Ya, keuntungan pribadi, yakni saya berhak menggunakan lisensi Windows dan Office milik perusahaan untuk PC atau Notebook pribadi saya yang ada dirumah. Apakah ini menguntungkan perusahaan? Saya kira tidak :) .

Dari sisi training, development, dan online services lainnya, sampai saat ini perusahaan ditempat saya bekerja, tidak pernah memanfaatkan SA benefits ini. Bahkan setiap tahun SA benefits selalu dikonversi ke Premier Support untuk keperluan penambahan mandays Engineer On Site Microsoft. Jadi apakah manfaat EA? Jawaban untuk pertanyaan nomor 3 ada pada Anda masing-masing. Karena EA adalah sebuah pilihan dan EA adalah kebijakan dari perusahaan. Dari sisi cost and benefits, saya pribadi  menyimpulkan tidak ada manfaat signifikan dari EA untuk menekan biaya lisensi Microsoft di perusahaan. Alhamdulillah, saya berhasil menjawab pertanyaan nomor 3, bagaimana dengan Anda? ;)

 

Microsoft EA = Microsoft Premier Support ??

Sering saya mendengar celotehan para sales manager Microsoft EA yang datang ke perusahaan. Mereka menyatakan bahwa jika perusahaan tempat saya bekerja menghentikan Microsoft EA plus SA-nya, maka perusahaan tidak akan mendapatkan support dari Microsoft. Sehingga apabila terjadi sesuatu hal dengan produk Microsoft di perusahaan, pihak Microsoft tidak bisa ikut memperbaiki. Komentar manajemen perusahaan adalah: WADUH! 90% sistem kita menggunakan Microsoft. Apabila support tidak ada maka perusahaan bisa kalang-kabut jika ada masalah di sistem.

Itu satu sisi gambaran mengapa perusahaan akhirnya mengambil kebijakan menggunakan Microsoft EA. Yaitu mendapatkan support apabila ada permasalahan dengan sistem dan produk Microsoft yang digunakan oleh perusahaan. Sisi lain, ada sales manager Microsoft Premier Support datang ke kantor dan menyatakan memberikan layanan technical support terhadap sistem perusahaan yang menggunakan Microsoft. Dengan pendekatan yang kurang lebih sama dengan sales manager Microsoft EA, perusahaan akhirnya membuat kebijakan untuk menggunakan layanan Microsoft Premier Support. Layanan ini bermanfaat untuk menyediakan Engineer On Site (EOS) Microsoft di perusahaan, sehingga sewaktu-waktu ada masalah di sistem, EOS ini bisa langsung menangani dan memperbaiki.

Nah? Loh? :D

Apa yang saya ceritakan diatas merupakan gambaran riil yang dialami banyak perusahaan. Akibat kurangnya pemahaman dan keterbukaan informasi dari para sales manager Microsoft, akhirnya mereka terjebak antara Microsoft EA plus SA dengan Microsoft Premier Support. Apakah keduanya adalah sama atau berbeda yang bekerja satu tim atau keduanya berbeda sama sekali? Penasaran? Kita akan lihat jawabannya di tulisan saya bagian 2. InsyaAlloh... ;)

Salam...

10Apr/130

Qur’an Quote 11

Posted by Cak Cecep

Q.S. 6:44
Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kamipun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.

ketika seseorang telah sesat, maka semakin dibukakan pintu kesenangan yang menyesatkan itu. Na'udzubillahi mindzalik...

8Apr/130

Qur’an Quote 10

Posted by Cak Cecep

Tuhan = Manusia?

Q.S. 5:116
Dan (ingatlah) ketika Allah berfirman: "Hai Isa putera Maryam, adakah kamu mengatakan kepada manusia: "Jadikanlah aku dan ibuku dua orang tuhan selain Allah?". Isa menjawab: "Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagiku mengatakan apa yang bukan hakku (mengatakannya). Jika aku pernah mengatakan maka tentulah Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku dan aku tidak mengetahui apa yang ada pada diri Engkau. Sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui perkara yang ghaib-ghaib".

4Apr/130

Qur’an Quote 9

Posted by Cak Cecep

InsyaAlloh, perselisihan dan munculnya berbagai macam kepercayaan dalam nasrani sudah ada sejak zaman Rosululloh. Apakah ini akibat banyak isi dari Al Kitab yang disembunyikan oleh para Ahli Kitab?

Wallohua'lam bishowwab... :)

Q.S. 5:14
Dan diantara orang-orang yang mengatakan: "Sesungguhnya kami ini orang-orang Nasrani", ada yang telah kami ambil perjanjian mereka, tetapi mereka (sengaja) melupakan sebagian dari apa yang mereka telah diberi peringatan dengannya; maka Kami timbulkan di antara mereka permusuhan dan kebencian sampai hari kiamat. Dan kelak Allah akan memberitakan kepada mereka apa yang mereka kerjakan.

Q.S. 5:15
Hai Ahli Kitab, sesungguhnya telah datang kepadamu Rasul Kami, menjelaskan kepadamu banyak dari isi Al Kitab yang kamu sembunyi kan, dan banyak (pula yang) dibiarkannya. Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan.